Presiden Joko Widodo lakukan tindakan ground breaking yang menandai dimulainya pembangunan National Training Center di ibu kota Nusantara. Upacara pembangunan National Training Center ini turut dihadiri oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Dalam pidatonya, Erick Thohir merasa sangat bangga dengan momen pembangunan National Training Center ini. Dia menganggapnya sebagai satu tonggak sejarah yang memenuhi impian para penggemar sepak bola Indonesia.
Dengan hadirnya National Training Center ini, Indonesia akan memiliki pusat pelatihan eksklusif bagi Timnas. Sehingga, akan menjadi tempat unggul untuk pengembangan bakat dan latihan sepak bola. Pembangunan National Training Center akan berlangsung dalam dua tahap, Tahap pertama akan mencakup pembangunan dua lapangan utama dan fasilitas pendukungnya.
Sementara dalam tahap kedua, direncanakan akan dibangun total delapan lapangan. Hal itu termasuk lapangan utama, lapangan futsal, lapangan latihan tertutup, dan lapangan beach football. Selain itu, fasilitas pendukung seperti kolam renang dan laboratorium olahraga juga akan menjadi bagian integral dari kompleks ini.
Meskipun awalnya direncanakan akan memakan waktu delapan bulan, Erick Thohir memiliki harapan kuat bahwa pembangunan National Training Center dapat selesai dalam waktu enam bulan saja. Hal ini menunjukkan komitmen yang tinggi untuk segera memajukan infrastruktur sepak bola Indonesia.
"Ini adalah impian yang telah lama dinantikan oleh para penggemar sepak bola Indonesia. Akhirnya, kita memiliki kesempatan untuk menciptakan sejarah dengan memiliki Training Center eksklusif untuk tim nasional sepak bola Indonesia. Semua ini dapat terwujud berkat dukungan dan keyakinan dari Bapak Presiden dan komitmen dari FIFA," kata Erick Thohir.

0 Komentar